Bandara Soekarno-Hatta II Bikin Karawang Jadi Incaran Investor

1 min read

Bandara Soekarno Hatta II Rencana Pemerintah membangun Bandara Soekarno-Hatta II di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diyakini akan ikut mengkselerasi perkembangan bisnis yang didominasi oleh kawasan industri di kabupaten ini.

Proyek infrastruktur transportasi ini dinilai akan memberikan nilai tambah lebih bagi investor yang terjun di bisnis properti.

Kelompok pengembang besar Agung Podomoro Land (APL) membidik peluang itu dengan mengembangkan proyek properti baru di Karawang.

“Pembangunan Bandara Soekarno-Hatta II di Karawang akan membuat kawasan makin strategis. Sudah saatnya bandara berkelas internasional dibangun di kawasan ini untuk memenuhi kebutuhan banyak kawasan industri yang membutuhkan mobilitas cepat, baik dari kawasan Karawang sendiri, maupun Bekasi, Purwakarta dan bagian timur Jakarta,” kata General Manager Marketing PI, David Sunarta, baru-baru ini.

“Karawang ini wilayah yang unik. Dengan luas hanya 175 ribu ha ternyata menyimpan potensi luar biasa. Perpres untuk Bandara Soekarno-Hatta II sudah diteken,” ungkap David.

David menambahkan, Kadin Indonesia sudah mengusulkan prosedur perizinan usaha untuk kawasan Bekasi Karawang dan Purwakarta disatukan agar makin menarik minat investor menanamkan modalnya di kawasan ini.

“Itu sudah diusulkan sejak akhir 2017 karena faktanya kawasan ini sudah menjadi tulang punggung utama kawasan industri di Indonesia,” ungkap David.

 

 

Bandara Soekarno Hatta II 
Bandara Soekarno Hatta II

Mengutip data di Pemprov jawa Barat, pertumbuhan ekspor Jawa Barat selama empat tahun sejak 2013-2017 naik 13,42 persen. Nilai investasi asing di tahun 2013 mencapai Rp 93,5 triliun dan melonjak menjadi 162,7 triliun di 2017.

Untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN), dari Rp 86,2 triliiun yang masuk di 2013, naik menjadi Rp 94,05 triliun di 2017.

“Jabar menempati urutan tertinggi penanaman modal asing secara nasional. Invetasi PMA naik 74,19 persen per tahun sejak 2013 yang pertumbuhan tertingginya dikontribusi dari Karawang sebanyak 35 persen.

David menambahkan, untuk mengantisipasi pertumbuhan Karawang yang begitu cepat, pihaknya kini mengembangkan proyek properti.

Property Indonesia akan menyasar segmen ekspatriat. Yakni para eksekutif perusahaan modal asing yang berinvestasi di Karawang dan sedang membutuhkan hunian mengingat di Karawang banyak sekali kawasan industri berskala besar.

David optimistis, semua produk properti yang ditawarkan ini akan diserap pasar mengingat hasil riset PROPERTY INDONESIA menunjukkan, daya beli konsumen di Karawang sangat tinggi. Karawang juga menjadi salah satu kabupaten di sekitar Jakarta dengan UR tertinggi di Indonesia.

Apalagi di Karawang juga akan dibangun Pelabuhan Cilamaya untuk mengatasi kepadatan arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok serta Bandara Internasional Kertajati di Majalengka yang sebentar lagi juga akan dioperasikan.

“Semuanya ini akan memberi nilai tambah mereka yang berinvestasi di produk properti di Karawang,” ungkap David Sunarta.

Ketua Bidang Pariwisata dan Media Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Karawang Alvino berharap, proyek properti  bisa mengakselerasi lebih kencang lagi perekonomian Karawang.

“Karawang akan menjadi kawasan industri terbesar di Asia Tenggara dan makin jadi incaran untuk tujuan investasi karena rencana pembangunan Pelabuhan di Cilamaya, rencana pembangunan Bandara Soekarno Hatta II,” ungkap Alvino.

“Kita berharap, ke depan, semakin banyak investasi yang masuk ke Karawang seperti yang dilakukan Property Indonesia

Abdul R

Properti Indonesia VS Malaysia

Properti Indonesia VS Malaysia – Malaysia yang memiliki letak geografis dekat dengan Indonesia bisa menjadi alternatif tempat berinvestasi properti. Lantas sebagai pilihan berinvestasi, lebih baik beli properti di Indonesia...
Abdul R Abdul R
1 min read

Cara Membangun Brand Awareness Property

Cara Membangun Brand Awareness Property Pemasaran digital memberi Anda kemampuan untuk menjangkau orang-orang lebih banyak untuk penjualan. Pada tahap kesadaran, ada satu bentuk pemasaran digital...
Abdul R Abdul R
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *